Selasa, 27 Januari 2015

Selftalk



Selftalk

            Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia terdapat pada pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti.
            Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dengan memiliki keistimewaan yang luar biasa, dibandingkan dengan mahluk ciptaan Tuhan lainnya. Manusia dikaruniai pikiran yang jelas dan jauh lebih baik dibandingkan mahluk lainnya.
            Apa yang dimaksud pikiran alambawah sadar ?. Otak sadar manusia layaknya bongkahan gunung es yang muncul pdi permukaan. Selebihnya berupa alam bawah sadar yang memiliki kekuatan maha dahsyat. Banyak keberhasilan bias diperoleh dari mengelola alam bawah sadar.
            Pernahkah kita berfikir sejauh mana kemampuan otak kita ?. yang kita pahami selama ini, kemampuan otak kita hanyalah secara analistik, namun kita tidak pernah menyadari bahwa kemampuan otak manusia tidak hanya sekedar analistik. Ada banyak hal yang dapat di ungkapkan dalam otak.
            Secara garis besar, oak manusia terbagi dalam dua bagian, otak kanan dan otak kiri. Otak kiri memproses segala macam angka, matematika, bahasa, hitung-hitungan dan sebagainya. Sementara otak kanan, memposes segala macam keindahan, tata kata taklagi tersusun secara verbal. Music dan warna-warna indah adalah hasil kerja otak kanan.
            Hanya sebatas itukah otak kita ?. Tidak. Layaknya gunung es yang muncul di permukaan, yang tampak hanaya 12 persen saja, 88 persen sisanya masih tenggelam di dalam lautan. Yang 12 peren itu disebut sebagai alam atau pikiran sadar(conscious mind). Sisanya 88 persen, disebut alam bawah sadar (subconscious). Antara alam sadar dan bawah sadar dibatasi sebua garis filter yang disebut reticular activating system. Garis ini berfungsi melindungi manusia dari informasi-informasi yang tak perlu, sehingga seseorang tetap terlihat sadar dan waras. Nah, Selama ini, kemampuan otak yang digunakan oleh manusia hanya 12 persen, sisanya tenggelam dalam diri kita.
            Bayangkan, dengan 12 persen dari keseluruhan otak manusia, kita sudah sedemikian hebat. Bias hitung-hitungan, bisa mengeluarkan gagasan-gagasan managemen yang begitu spektakuler, mampu menghasilkan sebuah tayangan televise fenomenal, dan sebagainya. Lalu bagaimana kalau kemampuan otak yang 88 persen itu kita bisa manfaatkan ?. Hasilnya tentu saja lebih luar biasa.
            “Alam bawah sadar kita sangat kuat sekali. Dalam proyeksi kehidupan, alam bawah sadar ini merupakan sebuah gudang yang luas, yang menyimpan semua pengalaman hidup kita, cira diri kita”. Demikian kata RB Sentau,Direktur Mind Management Center dari Katahati Institute, Jakarta.
            Nunu begitu kerap disapa, mengungkapkan alam bawah sadar bisa terpogram. Dan, kata-kata yang negative lebih cepat diserap dan tersimpan dalam gudang alam atau pikiran bawah sadar. Sebagai contoh, seperti yang dialami Yudi Sujana, seorang Direktur Lembaga Pendidikan Bahasa Asing Interlingua Bandung. Ketika duduk di sekolah dasar, guru Yudi terlihat putus asa melihat nilai matematikanya selalu empat. Sang guru pun berkata, “Kamu bodoh, tak bisa hitung-hitungan”. Seiring pertumbuhan dirinya, Yudi pun membenci matematika dan merasa bodoh dibidang yang satu ini. “Sebetulnya, ketika dibilang bodoh, tanpa disadari kita mencitrakan diri sebagai orang bodoh, dan alam bawah sadar mengambil alih pencitraan diri Anda. Setiap kali Anda mencoba menghitung dan merasa bodoh, alam bawah sadar memasuki pikiran Anda, mengatakan bahwa Anda tidak bisa matematika,” urai Nunu.
            Kekuatan alam atau pikiran bawah sadar begitu besar. Kekuatan pikiran bawah sadar dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tiga sampai tujuh kali lebih cepat, dengan skill relaksasi sebagai keuntungan tambahan. “Jika kita mampu memanfaatkan gudang kehidupan kita yang begitu besar itu, bayangakan pula bagaimana kehidupan kita kelak,” kata Nunu.
            Dan, untuk menularkan kemampuan menyingkap kekuatan pikiran bawah sadar itu, pada 1988, bersama kawan-kawannya, Nunu mendirikan Katahati Institute. Lembaga ini bertujuan membantu dan melayani sesama manusia yang memiliki niat untuk merubah dan memutuskan untuk menjadikan dirinya sebagai titik awal perubahan itu. “Terobosan tekhnologi penggunaan otak dan pikiran saat ini luas terbukti menentukan keunggulan seseorang dalam profesinya masing-masing,” tutur Nunu.
            Bagaiana tekhnik mengeplorasi otak dan pikiran tersebut ? Sebagai langkah awal, maka perlu dipahami kondisi otak manusia. Yakni, terbagi dalam empat bagian, beta, alpha, theta dan delta.
            Kondisi delta adalah kondisi pada saat manusia sedang tidur. Kecepatan gelombang otak pada saat tidur hanya 0,5 sampai 3,5 putaran perdetik. Kondisi delta diperlukan oleh tubuh, karena pada saat itu tubuh kita bisa bermimpi, berkhayal, dan kalau kita sadari sejumlah filsuf atupun ilmuwan seperti Thoas Alfa Edison enciptakan sebua karya spektakuler dala keadaa Theta. Keadaa theta yang sangat sugestif adalah saat tubuh menyembuhkan diri sendiri, seorang penderita kanker bisa sembuh karena menempatkan dirinya dalam kondisi theta. Keadaan theta bisa dibentuk dalam keadaan meditasi. Dalam keadaan theta,pikiran akan menjadi sangat jernih, bahkan tubuh kita pun tak terasa, begitu juga dengan kaki, tangan.
            Kondisi yang paling penting untuk menembus pikiran bawah sadar adalah alpha.dalam kondisi alpha kita bisa membuka pintu gerbang menuju 88 persen kekuatan alam bawah sadar. Kondisi alpha adalah kondisi yang sangat rileks atau sama persis ketika kita berkhayal dan melamun. Kecepatan alpha mencapai 7-13 putaran perdetik. Yang membedakan kondisi alpha dengan theta adalah kesadaran kita, alpha masih merasakan anggota tubuh kita.
            Sementara kondisi beta adalah kondisi dimana kita bisa sepenuhnya sadar. Dalam kehidupan sehari-hari saat kita terbangun dan memulai aktifitas, maka kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai kondisi beta.
            Lalu bagaimana cara menembus pikiran bawah sadar kita ? Cara yang mudah adalah membalikkan mata kita ke atas dan memejamkan mata. Lalu pikiran pun membawa kita ke dalam kondisi alpha, melarutkan kita dalam suasana yang nyaman dan penuh dalam kedamaian. “Bayangkanlah sebuah rumah penuh kedamaian, rumah yang nyaman, rumah impian. Lelapkan diri kita kesebuah kursi yang membawa kita merasa terlena dan sangat nyaman,” tutur Nunu. Kondisi alpha pun dapat terbangun melalui meditasi. Meditasi yang sempurna adalah kedua telapak tangan saling membuka, pada saat itulah energy akan menyatu dan berputar dalam keseluruhan tubuh. Ditunjang oleh sebuah music yang indah dan syahdu, suasana alpha akan mudah terbangun.
            Dalam keadaan alpha, sebuah pintu kea lam bawah sadar terbuka. Saat masuk dan menjelajah alam bawah sadar, kita bisa memprogram hidup kita seperti apa yang kita mau. “Aku bergaji Rp 20 juta perbulan April”, bahasa seperti itulah yang harus kita ungkapkan,” ungkap Yudi Sujana. Atau , “ Aku menikah bulan Jauari dengan Mariana”.
            Yang perlu diketahui, menurut Nunu, pikiran sadar tidak pernah mengetahui perbedaan antara imajinasi dengan kenyataan. Pikiran bawah sadar tidak pernah memiliki mekanisme untuk mengetaui hal-hal yang nyata atau pun bukan. Ada empat hukum pikiran bawah sadar, yaitu positif, kalimat saat ini (present tense), bersifat pribadi, dan pengulangan. Dalam memprogram diperlukan emosi positif dengan mencurahkan segenap jiwa. Saat meditasi,kita harus membayangkan bahwa keinginan kita benar-benar terjadi. Ketika menginginkan menikah, maka pikiran alam bawah sadar kita tuntun dan ciptakan sebuah visual yang indah. Begitu juga saat kita menginginkan gaji Rp 20 juta perbulan, maka visualisasikan dalamalam pikiran bahwa kita meneria uang sebanyak itu. Jangan sekali-kali menyebutkan kata-kata, “Aku ingin”. Sebab Beta akan mengacaukan keinginan yang disebut dalam Alpha.
            Sifat Beta selalu mergukan. Kondisi Beta akan mendorong kita untuk merasa ragu melakukan sesuatu. Karena itu, alam bawah sadar memerlukan sifat tegas, tentu saja dibarengi dengan unsure emosi yang kuat, dalam hal ini dihindari emosi negative, tetapi gunakan emosi positif.
            Bila kita telusuri lebih mendalam tentang pikiran manusia, pasti anda akan kaget mengetahui bahwa begitu luasnya wilayah pikiran manusia ini. Sehingga salah satu pakar psikology dunia, Sigmun freud mengupamakan pikiran manusia itu ibarat gunung es yang berada di tengah lautan. Gunung yang terlihat dipermukaan hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan bagian yang sebenarnya. Bagian yang paling besar, tersembunyi dari pandangan mata dan hanya dapat dilihat apabla manusia menelusuri kedalamannya.
            Pikiran sadar (councious) dan alam bawah sadar (sub-councious) memiliki beberapa fungsi, yaitu :
Fungsi pikiran sadar (Councious) mengidentifikasi yang masuk, membandingkan, menganalisa, memutuskan. Fungsi pikiran bawah sadar (sub-councious) belief and value, kebiasaan (baik,buruk,reflek), emosi, memori jangka panjang, keprinadian, intuisi. Kreatifitas, persepsi.
            Anda pasti akan terkagum-kagum mengetahui ternyata alam bawah sadar anda begitu besar mengontrol cara berfikir anda. Sub-councious bisa diibaratkan sebuah handycam, yang akan merekan segala yang kita dengar, rasakan, lihat, alami, baik kejadian sebelumnya maupun kejadian yang baru saja anda alami.
           


Sumber
“10 Fenomena aneh yang Terjadi dalam Pikiran Manusia”
Kolomku
Kekuatan Pikiran Bawah Sadar oleh Andrew Ho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar