GILI TALANGO- gili (pulau) Talango begitulah sebutan nama
sebuah gili kecil yang terletak di ujung timur pulau Madura. Gili Talango yng hanya terdapat satu kecamatan, yaitu Kecamatan Talango.
Memiliki 8 desa yaitu desa Talango, desa Padike, desa Gapurana, desa Cabbiya,
desa Essang, desa Palasa, desa Kombang,dan Poteran.
Masyarakat di Kecamatan Talango
umumnya bermata pencaharian sebagai petani ladang, nelayan, pedagang. Bagi
masayarakat pesisir mayoritas sebagai nelayan,dikarenakan letak geografis rumah
mereka dengan pantai yang berdekatan, sehingga menjadikan profesi nelayan
sebagai matapencaharian mereka. Sedangkan masyarakat yang letak rumahnya tidak
dekat dengan pantai, mereka berprofesi sebagai petani, mereka memiliki lahan
tanah atau ladang yang dalam bahasa Madura disebut dengan “tegghel” ladang
mereka biyasanya ditanami dengan tanaman musiman, seperti jagung, semangka,
ketela, cabai, tidak ada komoditas utama karena tekstur atau kontur tanah yang
gersang.
Dahulu masyarakat talango
bertransportasi dengan menggunakan alat transportasi yang masih sangat
sederhana. Dengan menggunakan perahu kecil untuk menyeberang ke Kalianget. Dari
segi penerangan masyarakat di kecamatan Talango menggunakan diesel yang
berbahan bakar solar. Listrik masih belum masuk di desa-desa Kecamatan Talango.
Seiring berkembangnya zaman dan tekhnologi, maka penduduk Talango dapat
merasakan dan menikmati aliran listrik, yang kemudian dapat membantu kegiatan
masyarakat di malam hari. Dan transportasi yang juga berubah yang sangat
membantu aktifitas terutama pada perekonomian masyarakat Talango yang juga
semakin berkembang dengan adanya alat transportasi penyeberangan berupa kapal tongkang
dan perahu. Bagi penduduk yang tinggal didekat pelabuhan, maka kebanyakan dari
penduduknya bekerja sebagai kuli perahu dan tongkang.
Pulau Talango memiliki keindahan
alam tersendiri, yang masih belum banyak orang mengetahuinya. Seperti di pantai
Ponjuk dan pantai Jupaet. Pantai Ponjuk terletak di sebelah selatan pulau Talango,
yang tepatnya berada di desa Padike. Hamparan rumput yang luas, dan tepian
pantai yang berpasir dan berbatu membuat pantai ini menjadi tempat yang tepat
untuk melepas penat, bermain-main dengan teman, menikmati indahnya alam dengan
angin yang semilir. Beralih kearah ujung timur pulau Talango di Desa Kombang,
disana terdapat pemndangan alam yang begitu indah, yaitu pantai Jupaet dengan
tebing-tebing bebatuannya bak benteng melindungi daratan, dan pohon-pohon
siwalan yang berjejer rapi melambai lambai menambah keindahan dan kerindangan
tempat tersebut. Berjarak sekitar ½ jam dari ibu kota kecamatan, kita dapat
langsung menikmati indahnya pulau Talango di ujung timur dengan menikmati
matahari terbit di pagi hari. Karena Talango adalah pulau, tidak heran jika
keindahan alamnya identik dengan pantai disekelilingnya. Bergeser ke arah
utara, kita juga dapat menikmati suasana pantai yang damai di dusun Karengan
desa Talango, namanya pantai Bheru. Di sebelah ujung barat Desa Talango kita
juga dapat menikmati indahnya pantai dengan melihat lalu lalang orang-orang
yang akan menyeberang dan perahu-perahu hilir mudik di tengah pantai, di hiasi
dengan matahari terbenam yang membuat keindahan pulau ini menjadi lebih
eksotis. Jika pergi ke Talango tak lengkap rasanya jika tak berkunjung ke
pantai-pantainya.
Selain pantai-pantainya yang
memiliki keindahan alam tersendiri. Talango juga memiliki tempat wisata religi
yang banyak dikunjungi para wisatawan dan peziarah dari berbagai daerah di
Indonesia. Makam Asta Sayyid Yusuf, begitu terkenal dikalangan masyarakat umum.
Terletak tidak jauh dari arah pelabuhan, yang berjarak sekitar 1km di Desa
Padike. Dapat ditempuh dengan berjalan kaki, atau dengan menaiki caktor (becak
motor). Disana kita dapat berziarah dan dapat pula membawa oleh-oleh untuk
keluarga, oleh-oleh khas Talango yaitu kerupuk ikan.
Selain pulau Talango, Kabupaten
Sumenep masih memiliki banyak pulau diantaranya gili iyang yang terkenal dengan
kandungan oksigen alamnya, gili Labek yang terkenal dengan pantainya yang indah
dengan terumbu karang yang masih alami, pulau Kaengan,
pulau Sapeken, pulai Paliat, pulau Raas, pulau Sepudi, pulau Sepanjang, pulau Masalembo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar